26 May 2010

25 Mei 2010

Aku pernah terlalu takut untuk mencintai, karena ku tau seiring dengan mencintai maka akan timbul rasa khawatir..
Aku pernah terlalu takut untuk menyayangi, karena sejalan dengan menyayangi juga timbul menyakiti dan disakiti..
Kekhawatiran bukan hal yang mudah untuk dihadapi, juga bukan hal yang mudah untuk dilupakan..
dan itu semua karena aku yang terlanjur mencintai...
Menyakiti orang yang sangat kusayang sudah sering kulakukan dan disakiti lebih sering karena aku yang tak mengerti balasan kasih sayang yang mereka berikan..
Rasa khawatir sering timbul dalam berbagai bentuk dan dari sisi manapun, ia akan tetap datang tak perduli aku siap atau tidak..
Sering kali butir air mata menyambut kedatangan mereka dan hujan tak lagi terhindarkan saat bentuk kekhawatiran yang paling besar datang, sebuah Kehilangan..
Kehilangan selalu menjadi sebuah ancaman dan ketakutan tersendiri, terlebih saat dia yang tercinta bukan seperti dia yang biasa..
Rasa khawatir dalam bentuk Kehilangan menjadi sebuah ketakutan bukan tanpa sebab, Kehilangan menjadi sebuah mimpi buruk saat ia belum menampakkan wujudnya dan menjadi sebuah dewa kematian saat ia mulai menyapa satu demi satu dia yang tercinta..
Mungkin memang lebih baik untuk bebas mencintai dan menyayangi walaupun akan tercipta sebuah kenangan buruk yang tak dapat dihapus, karena dengan mencinta dan menyayangi juga terdapat banyak kenangan manis, indah dan bahagia yang dapat merekahkan pelangi disaat hujan turun..
Kenangan adalah sebuah ingatan yang tak akan pernah mati, apapun sifat kenangan itu..
Menjadi orang yang takut untuk mencintai dan menyayangi hanya akan membuat ku memiliki sedikit kenangan untuk ingatan ku yang memiliki daya tampung tak terhingga..
dan memiliki sedikit kenangan hanya akan menjadikan aku manusia yang biasa dan tak istimewa, manusia yang kesepian yang mungkin tak pernah dikenal..
Sampai saat ini aku masih sering merasa takut akan banyak hal, ditemani oleh butiran air mata aku mulai menggali ingatan-ingatan terdasar akan segala kenangan..
dan aku bersyukur karena satu demi satu kenangan itu muncul dan membuktikan bahwa aku bukan termasuk manusia biasa, aku juga pernah merasa istimewa walaupun kesepian sering kurasakan, tapi aku bukan manusia yang tak pernah dikenal dan itu semua karena aku yang terlanjur mencintai dan menyayangi..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...