16 May 2012

Minna no Nihongo - Yasashii Nihongo

Judul kali ini berhubungan dengan Nihongo yang artinya Bahasa Jepang, Kenapa begini? Kenapa begitu? adalah karena saya ingin kembali mengulang pelajaran Bahasa Jepang yang pernah saya terima semenjak saya duduk di bangku kuliah hingga duduk di bangku lembaga pendidikan khusus bahasa Jepang.
Alhamdulillah hingga saat ini saya sudah berhasil mengantongi Sertifikat Dasar III dari lembaga tersebut dan karena lagi-lagi terpentok biaya saya kembali mengambil waktu jeda untuk menabung sambil mempelajari soal-soal Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau Nihongo Nōryoku Shiken (semacam ujian kemampuan bahasa Jepang berstandar internasional) yang rutin dilaksanakan pada bulan Juli dan Desember.
Atas dasar "bisa karena terbiasa" tampaknya memang sulit untuk mempelajari bahasa asing seorang diri, mengingat tidak ada satu orangpun disekitar saya yang bisa diajak berbicara bahasa Jepang, dan karena bahasa adalah ilmu sosial yang mana terbiasa karena penggunaan sehari-hari maka dari itu saya ingin membiasakannya disini dengan siapapun yang membaca catatan ini.
Tak kenal maka tak sayang jadi mari kita mulai dengan Shoukai (Perkenalan), Hajimemashou...
  • Hajimemashite / Perkenalkan (diucapkan saat pertama kali bertemu)
  • Watashi wa Vira desu / Saya adalah Vira (saat menyebutkan nama)
  • Indoneshia kara Kimashita / Datang dari Indonesia (memberitahukan tempat asal)
  • Dozo yoroshiku onegaishimasu / Mohon bimbingannya (untuk mengakhiri perkenalan, bisa juga diartikan "Senang berkenalan dengan anda")
Menurut pengalaman saya perkenalan dalam bentuk formal diatas dapat digunakan dengan satu orang atau banyak orang dan biasanya lawan bicara akan menjawab dengan hal serupa atau sekedar menyembutkan nama serta diakhiri dengan Dozo Yoroshiku.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah Aisatsu (Sapaan), kata-kata yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Moshi-moshi / hallo (saat berbicara di telepon)
  • Ohayoo gozaimasu / selamat pagi
  • Konnichiwa / selamat siang
  • Konbanwa / selamat malam
  • Oyasumi nasai / selamat tidur (selamat beristirahat)
  • Sayounara / selamat tinggal (sampai jumpa)
  • Doumo arigatou gozaimasu / terima kasih banyak
  • Dou itashimashite / sama-sama
  • Sumimasen / maaf permisi
  • Gomen nasai / mohon maaf
  • Itte kimasu / saya pergi (saat mau keluar rumah)
  • Itte irassai / selamat jalan (balasan itte kimasu)
  • Tadaima / saya pulang
  • Okaeri nasai / selamat datang (balasan tadaima)
  • Irasshaimase / selamat datang (diucapkan kepada para pelanggan sebuah toko)
  • Shitsurei shimasu / permisi (saat bertamu)
  • Omedetoo gozaimasu/ selamat
  • Arigatoo gozaimasu / terimakasih
  • Itadakimasu / selamat makan
  • Gochisou sama deshita / terima kasih makanannya
Tentunya selain bentuk kalimat lengkap (percakapan) atau sapaan seperti contoh diatas perbendaharaan kata juga harus diperhatikan terutama yang berhubungan dengan diri sendiri dan sekitar, seperti :
  • Watashi / Saya
  • Anata / Anda
  • Watashi tachi / Kami
  • Anata tachi / Kalian
  • Namae / Nama
  • Kata Tanya
  • Nani / Apa
  • Dare / Siapa
  • Itsu / Kapan
  • Doushite / Mengapa
  • Ikura / Berapa (harga)
  • Dore / Yang mana?
  • Dono / (Benda) Yang mana?
  • Doko / Dimana?
  • Dochira / Sebelah mana?
  • Donna / Seperti apa?
  • Kata Tunjuk
  • Kore / ini
  • Sore / itu
  • Are / itu (sama jauh)
  • Kono / ini diikuti benda
  • Sono / itu diikuti benda
  • Ano / itu (sama jauh) diikuti benda
  • Koko / disini
  • Soko / disitu
  • Asoko / disana
  • Kochira / sebelah sini
  • Sochira / sebalah situ
  • Achira / sebelah sana
Bagaimana, menarik bukan?
Pada catatan lain akan saya sampaikan pola-pola kalimat dasar yang telah saya pelajari selama ini dan mudah-mudahan catatan ini bermanfaat.
またね・・
(Sampai nanti)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...