27 June 2012

Bukannya Aku, Lalu...

Bukannya tidak pernah memulai, namun selayaknya manusia yang mudah menyerah pada tekanan aku memilih untuk diam.
Terasa sakit saat tekanan datang dari sisi dalam hingga diam tidak lagi dapat membendung kata-kata yang mengalir dalam bentuk butiran air mata.
Untuk sesaat aku ingin menyerah kalah pada pemikiran-pemikiran penuh tanda tanya akan sisi buruk ketidakpastian.
Dan setiap manusia membawa kisah berbeda yang membangun karakternya maka aku tidak ingin menghakimi.

Bukannya tidak pernah memulai, namun selayaknya manusia yang memilih jalan panjang berliku penuh belukar ketimbang lurus dihiasi jejak bunga aku lantas menjadi besar kepala.
Terasa lelah saat jalan penuh hambatan justru datang dari seorang yang dikenal dekat dan tidak menerima penolakan dalam bentuk apapun.
Untuk sesaat aku ingin mengikuti jalan yang mendominasi walaupun tampak salah hingga harus membunuh naluri seorang makhluk.
Dan setiap manusia memiliki takdir masing-masing yang tertulis jauh sebelum jalan tercipta maka aku memilih untuk percaya kepada Sang Pencipta.

21 June 2012

Dear Future

"Dear Past, thanks for all the lessons. Dear Future, I'm ready"
@Laughbook - Twitter

Sebaris kalimat yang menyambut saya pagi ini menimbulkan pertanyaan kepada masa lalu atas pelajaran yang sebagian besar terlupakan dan kepada masa depan yang berwarna.
Susah memang untuk mengacuhkan masa depan, berhenti meramalkan-nya bukan berarti membuat saya berhenti memikirkan-nya, kekuatan pikiran untuk menggambarkan sebuah masa depan yang berjarak sangat tipis dengan meramalkan membuatnya sulit untuk dibedakan.
Dan karena saya termasuk jenis orang yang percaya kepada kekuatan pikiran namun sulit untuk mengendalikannya tanpa campur tangan hati sehingga membuat kenyataan mendominasi segala sesuatunya, maka dari itu saya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada masa depan.

Dear Future,

Please be nice...
Hanya harapan dengan sepasang sayap mimpi yang saya miliki. Se-rapuh bulu angsa yang ter-tiup angin terkadang ia jatuh ke tanah. Saat jatuh tak jarang saya menepis lalu menghapus serangkaian warna,
Please don't be angry...
Jangan menjadikan rasa sakit sementara untuk kesenangan selamanya. Biarlah itu menjadi kutukan tersendiri dalam bentuk sebuah "hadiah". Karena serangkaian masa depan yang saya genggam tergantung nasib pihak lain,
Please understand...
Jika hati mulai mengambil alih dan memancarkan warna yang jauh lebih terang. Jangan pernah menutup pintu kemungkinan yang ada, karena saya telah siap membuka paksa sebuah jendela. Oleh karena itu biar saya menanggung segala konsekuensi-nya tanpa perlu menerobos masuk.
Please be ready...
Karena saya datang dengan berbagai macam rencana.

Love,
~Me~

19 June 2012

Kemewahan Pagi

Pagi ini seperti biasa saya bangun dari tidur, menjalankan kewajiban kepada Sang Pencipta dan lalu menjalankan kewajiban kepada diri sendiri dengan ditemani segelas kopi panas, selembar roti, satu sendok madu, dua butir telur setengah matang yang tidak terlalu biasa ditambah sebuah pernyataan "Hari ini siap menjadi Hulk" (dengan maksud kuat seperti hulk bukan hijau seperti hulk). Sesekali memandang ke halaman yang hadir dibalik jendela dan sesekali memandangi kicauan burung dibalik layar smartphone membuat hidup terasa begitu mewah.
Kemewahan ini terus berlanjut saat saya mulai meninggalkan kemalasan saya di meja makan dan bersiap-siap menjalani rutinitas berkepanjangan bernama pekerjaan. Langkah kaki ringan teriring doa, hangat sinar mentari dan restu serta senyum mamah membuatnya lebih dari sempurna. Saat saya sadari betul segala kesempurnaan itu justru datang dari hal-hal sederhana pemberian Sang Maha Besar yang jika saya cukup bersyukur maka akan menampakkan diri dengan sendirinya.
"I understand once again that the greatness of God always reveals itself in the simple things." ― Paulo Coelho, Like the Flowing River
Kutipan yang telah merangkum kesempurnaan serta kemewahan diatas saya ambil dari sebuah buku yang menemani perjalanan saya hari ini. Terus terang banyak cara untuk menikmati sebuah perjalanan berulang dengan jalan (rute) yang sama setiap harinya, pemandangan yang itu-itu saja dan aktivitas yang selalu berubah dan berkembang, terkadang saya hanya menjadi pengamat, sesekali menjadi pendengar, dan sering kali saya melakukan Astral Travel baik ke dalam sebuah buku atau ke sebuah tempat yang singgah di pikiran saya (jangan ditanya bagaimana cara saya melakukannya, karena itu semua hanya ada di dalam imajinasi saya).
Dan mengingat saya adalah tipe manusia yang mudah sekali terpengaruh namun cepat lupa, setiap buku dapat menimbulkan efek samping yang lumayan hebat jika saya fokus, paling cepat bertahan dalam sehari namun tidak jarang bertahan selamanya jika saya mengkonsumsi-nya secara berulang. Oleh karena itu bisa merasakan efek samping yang baik dari buku yang dibaca pada sebuah angkutan umum sampai-sampai melakukan Astral Travel hingga lupa sudah saatnya turun juga merupakan sebuah kemewahan tersendiri. ^^

To be continued...

18 June 2012

If I Have Roots Before Branches

Finally last night I was watching the last episode of Glee's season 3 with eyes full of tears, especially when Rachel sang Roots Before Branches, a song originally sung by Room For Two (which I  never  heard before).
She taught me the meaning of give up and let go what we think are the most important things to follow our dreams, ambitions and hope but never forget to believe.




Rachel:
So many things To do and say
But I can't seem To find my way
But I wanna know how
I know I'm meant For something else
But first I gotta find myself
But I don't know how

Rachel with Finn harmonizing:
Oh, why do I reach for the stars
When I don't have wings 
To carry me that far?

Rachel with Finn:
I gotta have Roots before branches
To know who I am
Before I know Who I wanna be
And faith To take chances
To live like I see
A place in this world For me

18 Juni 2012

Awal perjumpaan saya dengan dunia bernama Blog adalah pada sebuah mata kuliah web-design saat duduk di bangku kuliah lima tahun silam. Berawal dari pencarian sebuah nilai pada secarik kertas hingga nilai kehidupan yang nyata sedikit demi sedikit Blog mulai mengambil alih sebagian diri saya dan lalu menciptakan dunianya sendiri.

Blog pertama saya berjudul "Air Mata Seorang Hawa" yang hanya terdiri dari beberapa pos dan saya acuhkan selama beberapa tahun, hingga saya tidak ingat lagi bagaimana bisa saya membuat catatan-catatan yang hanya berisi kesedihan di dalamnya. Lalu suatu keadaan tertentu kembali membuat saya ingin menyapa dunia sekali lagi untuk berbagi kesedihan atas sebuah kehilangan dan "Air Mata Seorang Hawa" menunggu saya di baliknya.

Semudah membalikkan telapak tangan saya menghilangkan sebuah dunia dan membangun dunia baru atas nama Seorang Putri Pelangi dan tak ada lagi Seorang Hawa. Pikiran dangkal saya menuai penyesalan yang teramat sangat sekarang ini.

Merangkai dunia baru dengan maksud untuk berbagi tampaknya tidak lagi cukup belakangan ini, kemurnian dunia Blog saya tercemar dengan polusi bernama SEO.  Saya ingin dunia saya ini di baca oleh banyak orang dan mengguncang dunia mereka setelahnya, saya ingin pengakuan dan bukti bahwa saya ada. Berbagai bentuk jalan menuju Roma saya tempuh untuk menaikkan page rank, ambisius memang, lalu entah bagaimana saya menemukan alam semesta berisi berbagai macam dunia di sini.

Ada pelajaran yang saya petik saat menjadi anggota di dalamnya, pelajaran kehidupan bernama "take & give" tidak berlaku. Dalam semesta ini saya di ajarkan untuk memberi lebih jika ingin mendapatkan, itulah etikanya menurut salah seorang anggota. Lalu saya kembali menutup diri dari polusi SEO, yang saya butuhkan adalah lebih banyak cerita dan lebih mengenal dunia lain dan lalu berbagi dengan mereka karena saya yakin akan ada mereka-mereka yang ingin mengenal dunia saya nantinya.

Me, Myself and I

A week after my 24th birthdays, i try to remember what i ever did so far, like playing back movies i found myself always "play-safe" in the line.

I just have to admit it that i'm not a perfect person because i make a lot of mistakes but still worth it enough to be loved and then i realized something....


Life is filled with multiple puzzle without any clue. One dream is closed and opened another thousands of dreams, makes me think in my sleep and no longer able to distinguish which is dream and reality.

Is it okay if i want to redesign everything to the smallest things? am i still have enough time for that? am i still have enough courage to face any failures that i take even without try over in the first place.

The future looks scary and grim lately because i feel tired even without running.

I guess i need to stop worrying about the future and be thankful for what i've been through so far, i believe there's always a plan for every tomorrow and nothing can substitute experience.

07 June 2012

07 Juni 2012

Dunia berputar seiring dengan lingkaran takdir dan saya tidak berani mengatakan bahwa saat ini saya berada di bawah karena itu berarti saya tidak menghargai semua yang telah diberikan Sang Pencipta namun tidak juga bisa berfikir bahwa saya pernah di atas karena di atas langit masih ada langit, maka saya menyatakan bahwa saya bukan busur dari sebuah lingkaran tapi saya berada di tengahnya.
Egois sepertinya saat mendapatkan segala bentuk perhatian dari busur untuk diri sendiri, tapi  mengingat tidak semua perhatian berakhir baik jadi saya memutuskan untuk tidak ambil pusing dan menikmati saja.
Contohnya seperti belakangan ini saat saya kembali menuntut hak atas kewajiban yang saya jalankan entah saya yang salah menyampaikannya atau mereka yang salah menerimanya atau mereka yang tidak siap menerima apa-apa dan lalu membuat kesimpulannya sendiri justru mengurangi kewajiban saya.
Saya titik dan mereka busur kami tidak saling bersinggungan, sekian lama mereka mengamati saya namun mereka tau Nihil tentang saya dan saya sudah lama menyerah untuk menjadi jari-jari. Bukannya saya lantas berdiam diri dalam kondisi ini, saya sudah mencoba dan masih mencoba untuk mencari lingkaran lain dan berbaur dengan banyak titik.
Dan itu tadi adalah contoh kecil dari sebuah lingkaran dasar untuk lingkaran takdir yang lebih besar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...