02 July 2012

Antara Saya dan Sastra


Saya jatuh cinta pada Sastra untuk kesekian kalinya tanpa perlu takut akan sakit yang ditimbulkan setelahnya, dan selayaknya manusia yang sedang jatuh cinta terkadang ia bisa sangat membutakan. Beberapa diantaranya bahkan dapat menjadi candu yang menghilangkan akal sehat dan merubah segala pola pikir yang selama ini telah dibangun dengan susah payah.
Awalnya saya malu untuk menyatakan perasaan saya terhadap Sastra karena yang selama ini saya kenal hanyalah sebatas Fiksi namun karenanya-lah saya belajar untuk mengenal Sastra lebih jauh. Bagaikan mak comblang berpengalaman Fiksi menemukan persamaan-persamaan kami dan membuka satu persatu kelebihan Sastra yang membuat saya semakin penasaran.
Hingga pada akhirnya apa yang saya tau selama ini tidak terlalu penting lagi, melemahkan dan menguatkan disaat yang bersamaan dengan rangkaian kata tak bertuan yang saya tak pernah sapa sebelumnya. Sastra mengajarkan saya untuk mengenal bukan dikenal dan jangan pernah berpuas diri sampai saya terbiasa dengan teori bernama kompleksitas.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...