12 June 2013

Quarter Life

Saya merasa inilah awalnya, kini saya bukan lagi freshman yang sedang melakukan pemanasan untuk berlari di jalur kehidupan, saya telah berada di garis start dan siap berlari sekuat tenaga melalui palang rintangan hingga garis finish nanti. Saya tidak tahu jalur apakah ini, 100m, 400m, 2000m, tugas saya hanyalah berlari pada jalur yang telah ditentukan. Jika memang saya harus menyerahkan tongkat estafet kelak, saya berharap tongkat itu membawa prestasi bagi generasi penerus saya.

Saya ingin menjadi lebih jujur dan bijak tidak hanya kepada saya namun juga kepada lingkungan dan kehidupan. Percaya bahwa awal yang baik adalah untuk akhir yang baik, tidak ada yang salah. Proses baik untuk hasil baik, Hasil baik mari lihat ke prosesnya. Tak jadi satu tanpa yang lain, saling mengisi kekosongan dan beberapa misteri tak terbongkar.

Berhenti sebentar saat penat, menarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan, dan tersenyum jika mampu. Semua itu awalnya dari hati, maka saya fokuskan untuk menahan diri. Seperempat abad sudah, segala kebaikan yang datang dari Allah SWT saya terima, malu rasanya untuk terus menerus menjadi freshman, so this is it...

08 June 2013

8 Juni 2013

Tuhan itu ada; Dimana?; Dimana-mana; Tapi tuhan itu satu; Dimana?; Dihati kita; Apa kamu tahu?; Tahu, namun terkadang saya menganggapnya tamu dirumahnya sendiri.
Kita ini makhluk; Lantas?; Sepantasnya kita mentaati sang pencipta; Kamu mentaatinya?; Mungkin; Dan kamu tahu?; Saat saya tahu saya malu dan takut.
Pada dasarnya sendiri; Memang; Kelahiran dan Kematian; Kehidupan juga; Ya, terlihat berdua  namun sendiri; Jika memang bertambah maka itu bonus.
(Tahu dan Lupa, @home 080613)

Sebentar lagi saya akan menyambut kedatangan kehidupan seperempat abad.
Penasaran... bagaimana ya rasanya. 
Merasa tua? Jelas, namun justru pada apa yang berada jauh didalam jasmaniah. 
Pembagian beban, ilmu tambal sulam sana-sini, membuat saya berfikir apa masih ada tempat yang tersisi. 
Bagaimana dengan urusan hati, saya telah lama memberikan kebebasannya, menemukan cinta egois yang membuatnya merasa nyaman, tapi...
Seperti burung dalam sangkar dengan pintu terbuka dan memilih tetap didalamnya, mungkin ia butuh uluran tangan seseorang untuk memperlihatkan dunia luar.
Sementara untuk materi saya percayakan saja pada yang maha kuasa, bukan dalam artian menyerah melainkan pasrah yang bertujuan.
Dan sekarang sudah larut malam, sebaiknya saya tidur.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...