16 January 2017

How I Make More Money?

Masih seputar resolusi 2017 di posting sebelumnya, kali ini saya ingin sedikit menceritakan mengenai hobi saya berwirausaha. Sejak kecil saya suka sekali dengan uang, menghasilkannya sendiri buat saya itu sebuah pencapaian yang luar biasa. Berawal dari memanfaatkan benda-benda disekeliling saya seperti koleksi komik dan novel, saya mulai mengembangkan ide untuk membuka rental. Tidak ada sistem yang jelas, hanya bermodalkan koleksi yang terus bertambah, buku catatan dan relasi alias teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Di bangku SMP saya sudah menyewakan komik, novel, dvd, dan apa saja yang penting menghasilkan uang, walaupun ujung-ujungnya uang itu ya untuk membeli komik, novel atau dvd kembali tapi tetap saja bisa membeli tanpa harus minta orang tua itu memiliki kepuasan tersendiri.

Usaha rental masih saya lakukan sampai sekarang walaupun semenjak menikah dan memiliki anak saya tidak lagi aktif tapi saat satu dua orang teman ingin kembali membaca dengan senang hati saya akan menyewakannya. Sementara mengenai berdagang, tidak perlu diragukan lagi saya adalah anak ibu saya, darahnya mengalir dalam diri saya, jiwa berdagangnya yang kental menurun ke saya. Tidak ada istilah malu saat saya sudah beraksi menawarkan barang dagangan, karena saya yakin malu tidak akan membuat saya kaya.
Sebelum mengenal berjualan online saya sudah sering berjualan offline, di sekolah, kampus bahkan di kantor, dari mulai berjualan herbal, batik, pakaian muslim, makanan, apa saja yang penting halal, laku dijual dan menguntungkan. Alhamdulillah walaupun tidak menghasilkan hingga berjuta-juta dolar karena memang fokusnya belum disitu tapi lumayan bisa membantu perekonomian yang kadang carut marut karena kebanyakan gaya (sekedar makan diluar, nonton & jalan-jalan bareng sahabat bisa lah), dan bahkan saat sudah bekerja pun saya tetap berjualan demi sesuap nasi, segenggam berlian dan sepotong tiket traveling.

Ide pertama untuk menjual online datang sekitar tahun 2010 dengan nama Syafi Online Shop. Blog, kaskus dan fb adalah lapaknya hanya saja saya kurang sabar dan serius menjalaninya saat itu yang membuat saya pada akhirnya hiatus bahkan menghapus keberadaan akun-akun tersebut. Di 2015 masih dengan nama yang sama saya kembali mencoba peruntungan dengan mendaftarkan diri pada mal-mal online yang sedang hits seperti tokopedia, bukalapak, dan berlanjut ke shopee pada tahun 2016. Lagi-lagi saya mengucap syukur kepada Allah karena dari sana-lah saya mengenal istilah reseller, drop-shipper, keagenan dan masih banyak yang lainnya.

Bersemangat sekali rasanya memperlajari hal-hal baru terlebih saat itu saya memang sedang hamil dan sedang bersiap-siap untuk cuti selama tiga bulan, disela-sela kesibukan menjadi calon ibu pekerja saya mendaftar jadi salah satu agen pakaian anak muslim ternama Afrakids dan juga kripik pisang Bangana Chips yang nagih banget rasanya. Boleh dibilang rezeki anak, karena baik kaos, tas, maupun lunchset Afrakids banyak peminatnya, bahkan Bangnana mendapat banyak pesanan untuk acara-acara arisan dan bazar. Masyaallah senangnya.

Lalu bagaimana dengan tahun ini, kira-kira produk apa lagi yang bisa saya mainkan di pasar usaha online, apa mungkin keingingan saya membuka toko offline dapat tercapai di tahun ini. Saya sangat berharap dapat memiliki toko sendiri, walaupun tantangannya banyak, resikonya besar, tapi selama itu masih sebuah ide yang belum terlaksana maka saya akan terus penasaran. Semoga Allah membukakan jalan bagi saya, memberi petunjuknya agar saya terus diberikan rezeki baik, yang berkah melimpah untuk keluarga saya.
Saya optimis.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...